Jumat, 03 Juni 2011

Nohting Last Forever

kenapa semua ini terjadi ? saat dia mulai jadi milikku, saat dia mulai ada dalam peluk ku, dia akan segera pergi. Pergi, entah akan kembali atau tak kembali, aku tak berdaya menghadapinya, kenapa cintanya kurasakan hanya sekejap saja? sayangnya kurasakan cuma sementara. kenyataan yang begitu menyakitkan, menggoreskan luka sangat dalam, kenapa semuanya serba sesaat?? mungkin karna semuanya tak ada yang abadi!

sesuatu itu akan indah pada waktunya,,,,!! benarkah itu??? mungkin saja benar!! karna harus kita pahami di setiap hubungan yang tidak berhasil itu ada keredit kita, tentu kita menyumbang salah, menagis lah untuk menyesali segalanya, jangan melakukan kesalahan yg sama, hati-hati lah bermain hati!!

sakit hati, putus asa, kecewa ada lah manusiawi!! seperti halnya makan cabai kepedasan itu lumrah, malah aneh kalau tidak kepedasan!! karna hidup adalah keindahan tersendiri, Ia memberimu luka agar kau belajar untuk bertahan, Ia memberimu duka agar kau belajar untuk tegar, Ia memberimu cinta agar kau belajar untuk berani dan berkorban pada saatnya, Bila hidup memberimu luka  kau hanya perlu tersenyum tanda kau mampu bertahan atasnya

mengapa demikian penting bagi seseorang merasa benar diatas kesalahan kekasih hatinya?? jika mereka saling mengasihi!! mengapa mereka mengupayakan kepuasan diri untuk menyiksa hatinya?? Seharusnya yang kita perlukan merasakan Begitu dalamnya kekuatan cinta menyemaikan kebajikan dan kesejukan bagi hidup setiap anak manusia, maka muliakanlah cinta,jangan lukai ia atas dasar amarah dan ego,sebab engkau sendirilah yang akan tersakiti dan terluka

karna semua itu lah yang membuat, Aku tak pernah berlari meninggalkan semuanya, Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas.  Aku masih disini,  Aku masih ada untuk menghadapinya, Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat, Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati, Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi Tuk menulis tentang hati. Dalam sebentuk puisi, Nyatanya aku tak pernah sempat Ragaku selalu saja terlebih dahulu penat memikirkan semua itu, Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat, Dapatkan waktu yang tepat untuk kebingungan- kebingungan baru.  Hingga sekali lagi di malam ini Kerinduan pada kebingungan kembali menjadi Curahan hatiku dalam sebentuk kalimat yang tak menentu ini.

Letih… ku berdiri di bawah kebingungan yang tak pernah aku dapatkan jawabannya, Semenjak seseorang melangkah menjauh pergi dari hidup ku. Hingga rambut ini mulai memutih, Masih tak kutemui dia kembali.
Letih… hanya saja raga ini b’lumlah mati, Hingga jiwa terus saja meminta tuk menunggu dia disini Sampai dia hadir, Sampai larut penantian menjadi bagian dari takdir hidup ku ini, itu semua masa lalu, jika tidak ada masa lalu mana mungkin ada masa kini,,

Mungkin aku memang lemah, Mungkin aku tak pernah punyai lelah, Saat ku terdiam menangisi pergi mu, Terus ku terpaku oleh harapan semu. Sepertinya telah cukup banyak ku tulis telah cukup dalam hati ini ku iris, Agar bisa kucoba lagi cinta dari mula, Dengan ia yang mampu merasakannya, Namun cinta untukmu terus bertahan, Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan Kerinduan hadir mu tak pernah bisa hilang Oh Tuhan… bagaimana semua ini harus ku artikan ?

Nohting is impossibel or Nohting last foreve???

4 komentar:

  1. Alangkah Pedeh nye Vit : Perpisahan itu Penuh onak dan duri, Jalan akhir yang membawa luka,,,, (Perhatikan tando koma dan intonasinyo, pasti kaban ketawa).... Tapi ini adalah jalan yang terbaik, alangkah dimaknye, Duri dan luka sama dengan Jalan yang terbaik

    BalasHapus
  2. FB mamang : Pedagang Kayu Jati

    BalasHapus
  3. yc mank skit nan men ditingal kwen tu,,,
    ce q b lh kwen degn lanang laen mank,,,,

    BalasHapus
  4. ha ha ha
    makmano jok bisa samo nian nih..

    Jadi kejahatan penghianatan perasaan itu bukan masalah Gender, tapi tergantung kualitas personalnyo, di umumkan biasonyo lanang lah yang di identikan dengan tukang selingkuh dan tak paham perasaan lawan jenis, tapi disini kito tenggok fakta sebaliknyo

    BalasHapus